← Semua insight
Pajak

Cara Menghitung PPh 21 Karyawan Menggunakan Metode TER 2024

Pelajari panduan lengkap menghitung PPh 21 menggunakan metode TER 2024 terbaru untuk UMKM dan profesional akuntansi agar laporan pajak perusahaan tetap akurat.

Manda, Account Officer TaxioMandaAccount Officer 24 Jun 2026 5 mnt baca Diskusi
Cara Menghitung PPh 21 Karyawan Menggunakan Metode TER 2024
Daftar isi (12)
Bagikan
Est. baca 5 menit

Jika Anda pemilik bisnis atau staf akuntan, awal tahun 2024 mungkin terasa cukup menantang. Pemerintah merilis aturan baru mengenai skema pemotongan PPh 21 dengan sistem Tarif Efektif Rata-Rata (TER). Tujuannya mulia: menyederhanakan cara hitung pajak bulanan yang sebelumnya sering membuat kepala pening karena rumus yang berlapis-lapis. Kini, menghitung pajak karyawan tidak lagi harus melewati simulasi setahun penuh di setiap bulan, melainkan cukup mencocokkan gaji bruto dengan tabel yang sudah disediakan.

Namun, meskipun disebut lebih sederhana, banyak praktisi yang masih bingung mengenai kapan harus menggunakan TER dan kapan harus kembali ke perhitungan Pasal 17. Artikel ini akan membedah tuntas cara menghitung PPh 21 metode TER 2024 agar Anda tidak salah setor dan tidak terkena sanksi administrasi.

1. Memahami Logika Dasar Metode TER PPh 21 Terbaru

Metode TER (Tarif Efektif Rata-Rata) diperkenalkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2023 dan diperjelas dalam PMK Nomor 168 Tahun 2023. Aturan ini mengubah drastis cara kita memotong pajak karyawan di masa pajak Januari hingga November.

Prinsip utamanya adalah efisiensi administrasi. Jika dulu Anda harus menghitung Biaya Jabatan, Iuran Pensiun, dan PTKP secara detail setiap bulan, kini Anda hanya perlu melihat dua variabel saja:

  1. Status PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) Karyawan.
  2. Jumlah Penghasilan Bruto dalam satu bulan.

Perlu diingat bahwa TER bukan merupakan pajak baru. Ini hanyalah metode pemotongan di masa pajak bulanan. Pada bulan Desember (masa pajak terakhir), perhitungan akan kembali menggunakan tarif progresif Pasal 17 sebagai bentuk rekonsiliasi atau pelunasan atas total pajak setahun.

Cara Menghitung PPh 21 Karyawan Menggunakan Metode TER 2024
Cara Menghitung PPh 21 Karyawan Menggunakan Metode TER 2024

2. Mengenal Tiga Kategori Tarif Efektif (Kategori A, B, dan C)

Dalam skema TER, tarif dibedakan berdasarkan status perkawinan dan jumlah tanggungan karyawan. Berikut adalah pembagian kategorinya:

Kategori A

Diperuntukkan bagi karyawan dengan status:

  • Tidak Kawin tanpa tanggungan (TK/0)
  • Tidak Kawin dengan 1 tanggungan (TK/1)
  • Kawin tanpa tanggungan (K/0)

Kategori B

Diperuntukkan bagi karyawan dengan status:

  • Tidak Kawin dengan 2 tanggungan (TK/2)
  • Tidak Kawin dengan 3 tanggungan (TK/3)
  • Kawin dengan 1 tanggungan (K/1)
  • Kawin dengan 2 tanggungan (K/2)

Kategori C

Diperuntukkan bagi karyawan dengan status:

  • Kawin dengan 3 tanggungan (K/3)

Setiap kategori memiliki tabel persentase tarif yang berbeda-beda tergantung besaran penghasilan brutonya. Semakin besar penghasilan bruto, semakin tinggi pula persentase TER-nya.

3. Langkah-Langkah Menghitung PPh 21 dengan TER

Untuk memudahkan tim finance dalam mengimplementasikan aturan ini, berikut adalah urutan langkah yang harus dilakukan:

Identifikasi Penghasilan Bruto

Penghasilan bruto di sini mencakup gaji pokok, tunjangan rutin, premi asuransi (BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan yang dibayar pemberi kerja), serta bonus atau lembur yang diterima pada bulan tersebut. Ingat, iuran JHT yang dibayar karyawan tidak dikurangi di sini karena pengurangan tersebut baru dilakukan pada bulan Desember.

Tentukan Kategori dan Tarif

Lihat tabel TER sesuai kategori karyawan. Misalnya, karyawan TK/0 dengan gaji 7 juta rupiah akan masuk ke Kategori A dengan tarif tertentu (umumnya 1%).

Eksekusi Pemotongan

Rumusnya sangat sederhana: Pajak Terutang = Penghasilan Bruto x % TER.

Berikut adalah checklist yang bisa Anda gunakan untuk memastikan data karyawan sudah siap:

No Komponen Verifikasi Status Keterangan
1 Update Status PTKP Terbaru [ ] Pastikan data tanggungan sesuai per 1 Januari
2 Total Gaji & Tunjangan [ ] Gabungkan semua pendapatan bruto bulan berjalan
3 Cek Kategori TER (A/B/C) [ ] Cocokkan status PTKP ke kategori tarif
4 Validasi NIK/NPWP [ ] Pastikan identitas karyawan valid untuk pelaporan

Cara Menghitung PPh 21 Karyawan Menggunakan Metode TER 2024
Cara Menghitung PPh 21 Karyawan Menggunakan Metode TER 2024

4. Simulasi Kasus: Menghitung Pajak Karyawan Tetap

Mari kita ambil contoh nyata. Bapak Budi adalah seorang manajer dengan status PTKP K/1 (Kawin dengan 1 anak). Penghasilan bruto bulan Maret 2024 sebesar Rp15.000.000.

  1. Status: K/1 masuk ke dalam Kategori B.
  2. Cek Tabel: Berdasarkan tabel Kategori B untuk penghasilan 15 juta rupiah, tarif yang berlaku adalah 6%.
  3. Perhitungan: Rp15.000.000 x 6% = Rp900.000.

Jadi, PPh 21 yang dipotong oleh perusahaan di bulan Maret adalah Rp900.000. Jauh lebih praktis dibanding metode lama yang harus menghitung Biaya Jabatan 5% lebih dulu setiap bulannya.

5. Yang Harus Diperhatikan: Perhitungan Masa Pajak Terakhir

Banyak orang salah kaprah menganggap TER berlaku setahun penuh. Ini adalah kekeliruan fatal. Pada bulan Desember, Anda harus melakukan perhitungan ulang menggunakan mekanisme Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh.

Caranya:

  1. Hitung seluruh penghasilan bruto setahun.
  2. Kurangi dengan biaya jabatan (maksimal 6 juta setahun).
  3. Kurangi dengan iuran pensiun/JHT yang dibayar sendiri oleh karyawan.
  4. Kurangi dengan nilai PTKP setahun.
  5. Ketemu Penghasilan Kena Pajak (PKP), kalikan dengan tarif progresif (5%, 15%, dst).
  6. Pajak setahun tersebut dikurangi dengan total pajak yang sudah dipotong dari Januari sampai November (yang menggunakan TER tadi).
  7. Selisihnya adalah PPh 21 yang harus dipotong pada bulan Desember.

6. Tips Adaptasi untuk Pemilik UMKM

Bagi pemilik bisnis kecil, transisi ke TER seharusnya memudahkan Anda. Berikut beberapa saran praktis:

  • Gunakan Spreadsheet Terupdate: Buat tabel referensi TER di excel agar Anda tinggal memasukkan angka bruto dan rumus VLOOKUP akan bekerja secara otomatis.
  • Edukasi Karyawan: Sampaikan kepada karyawan bahwa pada bulan Desember, potongan pajak mungkin akan terasa berbeda (lebih besar atau lebih kecil) karena adanya penyesuaian dari tarif TER ke tarif Pasal 17.
  • Dokumentasi yang Rapi: Simpan bukti potong setiap bulan dengan baik melalui aplikasi e-Bupot Unifikasi milik DJP.

Transisi ke sistem TER 2024 memang memerlukan sedikit waktu untuk penyesuaian di awal, namun setelah sistem Anda berjalan, proses payroll bulanan akan jauh lebih cepat dan minim kesalahan hitung.

Jika Anda merasa pengelolaan pajak PPh 21 ini masih menyita waktu fokus bisnis Anda, berkonsultasi dengan Taxio bisa menjadi solusi untuk memastikan kepatuhan pajak perusahaan tetap terjaga tanpa ribet. Mari mulai rapikan administrasi pajak Anda sekarang juga untuk menghindari denda di masa depan.

Bagikan
Manda, Account Officer Taxio

Ditulis oleh

Manda

Account Officer · Taxio

Bantu ratusan UMKM & perusahaan Indonesia memilih layanan pajak yang pas — dari konsultasi awal sampai eksekusi. Balas chat WhatsApp dalam waktu < 24 jam kerja.

Diskusi & Komentar

Muat komentar… · disimpan di perangkat Anda

Mohon jaga sopan santun. Komentar Anda akan langsung tampil di halaman ini.

    Butuh bantuan implementasi untuk bisnis Anda?

    Tim konsultan Taxio siap membantu dari perencanaan hingga pelaporan.

    Konsultasi gratis 30 menit

    Artikel terkait